Home » , » Bahan Galian Aspal

Bahan Galian Aspal

Kata “aspal” identik dengan jalan raya yang mulus. Secara ilmiah aspal merupakan bitumen yang secara umum merupakan sekelompok material yang terbentuk dari campuran hidrokarbon yang dapat dilebur (fusible) dan mencair (soluble) dalam karbon bisulfide (hidrokarbon, sulfur, oksigen, dan klor).

Aspal terbagi menjadi 2 jenis yaitu aspal minyak dan aspal alam [Baca Juga: Jenis-Jenis Aspal].  Aspal minyak diperoleh dari penyulingan minyak bumi dengan berbagai kadar, volume lebih besar dan lebih ekonomis daripada aspal alam. Adanya variasi kadar ini memungkinkan dipakainya aspal diberbagai industri, sehingga kedudukan aspal alam banyak diganti oleh aspal minyak. Proses pembentukan aspal minyak diperlihatkan pada gambar berikut.


 Gambar 1. Kolom fraksinasi minyak mentah.

Aspal alam terbentuk perlahan-lahan dari fraksionasi alami minyak bumi di dekat minyak bumi. Aspal alam terdapat di alam biasanya dalam bentuk batuan sehingga biasa disebut batuan aspal. Aspal alam disebabkan adanya pengaruh tektonik terhadap minyak bumi yang diduga semula terkandung dalam batuan induk kemudian berimigrasi melalui dasar dan mengimpregnasi batuan sekitarnya, yaitu batugamping dan batupasir. Material aspal membentuk suatu danau yang mengisi pori-pori, celah batuan, atau deposit yang mengandung campuran aspal alam dan bahan mineral dalam berbagai porsi.


Gambar 2. Singkapan aspal alam di Pulau Buton.

Aspal memiliki beberapa kegunaan antara lain:
  • Untuk mengikat batuan agar tidak lepas dari permukaan jalan akibat lalu lintas (water proofing, protect terhadap erosi)
  • Sebagai bahan pelapis dan perekat agregat.
  • Lapis resap pengikat (prime coat) adalah lapisan tipis aspal cair yang diletakan di atas lapis pondasi sebelum lapis berikutnya.
  • Lapis pengikat (tack coat) adalah lapis aspal cair yang diletakan di atas jalan yang telah beraspal sebelum lapis berikutnya dihampar, berfungsi pengikat di antara keduanya.
  • Sebagai pengisi ruang yang kosong antara agregat kasar, agregat halus, dan filler


Referensi :
Sudrajat, A., 1988. Bahan Galian Aspal, Bahan Galian Industri. Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Mineral.



Baca Juga:


0 komentar:

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.