Home » , , » Menggunakan MapService pada ArcMap

Menggunakan MapService pada ArcMap

Input data online menggunakan Mapservice pada dasarnya hanya menampilkan data tambahan sebagai background untuk membantu tugas-tugas GIS yang sedang kita kerjakan. Banyak sekali Mapservice yang disediakan oleh lembaga-lembaga seperti BIG ataupun kementrian di Indonesia. Mapservice sudah didukung oleh banyak software GIS seperti QGIS, MapInfo, dll. Berikut adalah contoh tahapan menambahkan Mapservice dengan menambahkan data Kawasan Hutan. Software yang digunakan adalah ArcMap.

Membuat koneksi ke MapService dengan ArcMap 

1.    Buka ArcMap
2.    Set proyeksi Data frame, tambahkan data
3.    Klik pada tombol Add Data
4.    Pada drop-down Look in, pilih GIS Servers
5.    Klik pada Add ArcGIS Server, Klik Add
6.    Pilih Use GIS Service, pilih next
7.  Isikan alamat service yang diinginkan. Sebagai latihan, kita isikan alamat mapservice Kementerian Kehutanan dengan alamat http://webgis.dephut.go.id/arcgis/rest/services/
8.  Abaikan User Name dan Password (kecuali anda adalah pengguna terauthorasi, atau admin)
9.    Klik Finish
10. Jika koneksi berhasil, di dalam GIS Servers akan muncul tambahan service yang sudah tersimpan, yaitu dengan nama arcgis on webgis.dephut.go.id (user)




Menambah layer dari MapService 

Setelah MapService ditambahkan ke ArcGIS, selanjutnya kita mencoba menambahkan layer yang terdapat di dalam mapservice tersebut ke project ArcMap yang sedang kita buat dengan langkah-langkah berikut.
1.    Buka ArcMap
2.    Klik pada tombol Add Data
3.    Pilih GIS Servers
4.    Pilih arcgis on webgis.dephut.go.id (user)
5.  Terdapat beberapa layer yang bisa dipilih, sebagai contoh pilih layer Kawasan Hutan, Klik Add (atau langsung Klik-double pada layer Kawasan Hutan)
6. Layer kawasan hutan muncul sebagai layer tambahan dan langsung overlay dengan data yang kita miliki



Dengan mapservice, kita tidak perlu mencari data dari lembaga yang menyediakan Mapservice. Berikut beberapa MapService yang dapat digunakan :
  • Bakosurtanal (BIG) http://geoservices.ina-sdi.or.id/ArcGIS/rest/services
  • LAPAN http://202.43.161.180/arcgis/rest/services/
  • Kementerian Perhubungan http://gis.dephub.go.id/arcgis/rest/services/ atau http://gis2.dephub.go.id/ArcGIS/rest/services/
  • Kementerian Kehutanan http://webgis.dephut.go.id/arcgis/rest/services
  • BNPB (Peta Tematik) http://geoservice.bnpb.go.id:8399/arcgis/rest/services dan http://gisserver.bnpb.go.id:8399/arcgis/rest/services
  • Kementerian Pertanian http://203.190.36.46/arcgis/rest/services/
  • Kementerian Pekerjaan Umum http://sigi.pu.go.id/ArcGIS/rest/services
  • http://services.medfordmaps.org/ArcGIS/rest/services
Menggunakan Mapservice tentu memerlukan koneksi internet. Kecepatan internet yang dimiliki berbanding lurus dengan waktu tunggu tampil data dari Mapservice.

4 komentar:

litostratigrafi_00 said...

Ditunggu tutorial yang lainnya gan.

Cap_Rock said...

Siap gan

prastowo said...

keren tutorialnya gan, lanjutkan pangea..
ada "tukang batu", ada "tukang gali" gan....

Flyshgeost said...

Ada tukang pijat, hahaha..ha..ha..haa

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.